Menulis adalah proses. Apa yang ada di dalam otak diterjemahkan menjadi sebuah tulisan. Kemudian orang lain membacanya. Yang belum tahu jadi tahu. Jika dirasa kurang bisa ditambahi. Jika dirasa tidak benar bisa dikoreksi. Menambahi atau mengurangi ini bisa terjadi di dalam otak pembacanya. Bisa juga berupa tulisan lain.
Lantas orang menyebutnya dengan spiral pengetahuan. Ada juga yang menyebutnya dengan istilah knowledge management. Prosesnya seperti bola salju yang menggelinding dan semakin membesar. Tapi bisa juga semakin mengecil jika mendapat paparan panas matahari.
Awal mulanya orang menulis di batu, tulang, tembok dan daun. Kemudian kertas. Kemudian komputer. Kemudian komputer terhubung dengan internet. Makin lama makin mudah untuk menulis. Tapi makin sulit juga menjaga keaslian sebuah tulisan. Dengan komputer orang bisa melakukan copy-paste tulisan. Dengan internet orang bisa menemukan tulisan bagus. Banyak diantaranya yang kemudian melakukan copy-paste tanpa menyebut sumbernya. Sebuah tulisan bisa berlipat menjadi ribuan copy tanpa bisa diketahui tulisan mana yang asli.
Untuk membuktikan ini, coba masukkan beberapa kata dari potongan cerita “Istri idaman pakar IT” berikut ini ke dalam mesin pencari paling kondang sejagad
Yth. Customer Support :
Saya sangat membutuhkan bantuan. Baru-baru ini saya melakukan upgrade program Girlfriend7.0 ke Wife 1.0 dan diluar perkiraan saya ternyata program baru ini mulai melakukan proses pembuatan sub program Child 1.0 dan juga mulai memakan waktu dan sumber berharga
lainnya. Hal ini tidak dicantumkan di brosur produknya.
Jangan lupa tambahkan tanda double-quote buka dan tutup. Misalkan “Saya sangat membutuhkan bantuan. Baru-baru ini saya melakukan upgrade program Girlfriend 7.0 ke Wife 1.0“
Dalam hitungan waktu 0.78 detik ditemukan sebanyak 1.370 link dengan isi tulisan yang sama. Dahsyat! Sampai-sampai orang tidak tahu lagi siapa sebenarnya penulis cerita tersebut!
Apa komentar Anda?



ahahaha…ternyata trend copy-paste itu marak sekali ya.
*coba gugling artikel sendiri*
*narsis*
kopipaste….
is the best lah!
masih ingat
Ini Budi
Ini Bapak Budi
Ini Ibu Budi
hehe.. pelajaran SD yang sampe sekarang masih tetp dipakai,..
apakah ini bagian dari kopipaste..
coba ah, googling artikel sendiri
bukankah repost itu biasa? mungkin saking terinspirasinya sama tulisan itu… asal menyebutkan sumbernya, gak masalah kali….
dahsyatnya teknologi semakin memudahkan apapun det. kopipes makin mudah.
semoga ada yang mau kopipaste artikel-ertikel konyolku..
bikinnya susah e.. kalo dikopi?? bisa nangis muntahan gue..
and jangan ngasal
saya tidak menemukan 1.370 link….
tapi 1.371…sama tulisan yang disini
Kopi paste, disukai atau tidak, sah atau tidak, plagiat atau bukan, adalah hal yang tidak bisa dihindari di dunia internet. Kalau ingin hasil karya tidak dibajak, jangan pernah publish di internet.
yang pasti bukan aku pengarang asli nya om..
cetakan satu untuk sejuta.. hehehehehehe….
namanya juga mekanisasi kata-kata… xixixixixii..
itu juga udah kesebar di milis gitu.. jadinya gak tau sumber aselinya itu sapa..
*langsung buka google dgn keyword “ridu” kira2 ada yg copy nama ridu gak yah??
biar tambah rame dhe, bayangin kalo ga ada kopipaste?pas kita googling cuman satu doang dong.hehehe……..
*tulisanku ada yang kopipaste ga ya? dijamin ga ada nih*
Haha.. yg lebih menyedihkan lagi, itu versi aslinya kan dr bahasa inggris.. ck ck..
epribadi need a proses…
@cK: udah ketemu brapa chik yang kopipes tulisanmu?
@kucluk: wah wah wah…
@puputs: sealiran sama chika nie..
@titikkecil: lha.. ketahuan gak baca!
@anang: thanks
@ndop: semoga gak ada ndop. kalo ada berarti bukan orang waras! :p
@orangufan: anda benar, saudara orangufan
@galih: ya ya ya…
@ulan: ah pake gak ngaku segala nie ulpeh! awas lho ya kalo ketahuan
@gempur: bukan berarti legal kan pak?!
@ridu: iyap, saya mendapatkan tulisan itu juga dari milis, trus seolah-olah yang nulis itu pengirimnya gitu.. begitu search pake gugel langsung ketahuan kalo itu hanya kopipes berantai
@kaudanaku: berarti aman dari pembajakan
@jiewa: iya, berarti yang nerjemahin itu niat banget ya cak jie
@epat: proses membunuh kreatifitas diri sendiri
Hmm..
Aneh ajah,
kanapa artikel itu yang dicopy-paste?
Apa ndak ada yang laen?
Kopi paste?? mending kopi susu aja det,, udah enak,, anget lagi.. hahahaha….
@ning shei yang imut: bukan itu saja, ning, tapi buanyak… biasanya tulisan2 humor seperti itu yang sering dikopas..
@bu bidan rinie yang cantik: kopinya udah ada kok rin, tinggal milih susu yang paling anget dan enak, sulit juga..
copy paste tuh biar kita kliatan keren dianggap pinter ngarang cerita huehue
huauahuahau kalo bisa kenapa ngga
hmmm… ‘bajakan’ ternyata berlaku di berbagai sudut aktivitas di muka bumi ini… mungkin juga di planet lain.. bisa jadi kan?? Tapi ..bisa jadi juga kata kuncinya yang sering dipake itu lho..makanya linknya langsung banyak. Coba simak : girlfriend, wife, child.. tiga suku kata itu saja sudha sangattttt umummmm dipakai sebagai subjek penulisan. betulkah??
ikutan nge guglingin tulisan ku,, kali2 ajah ada yang kopas,,
*sok keren mode ON*
kopas gw banget tuh
copy paste.. jd bingung mo bangga apa sebel
jadi ikutan iseng gugling artikel ndiri
sekalian ngecek di copyscape.com juga
wah kopi paste udah susah di cegah deh , hoho yaa apalagi indo, nyontek udah jadi budaya kayanya hehe
sebatas tidak untuk komersial mungkin masih bisa di maklumi
Hwahahahh.. tinggal kopi gak perlu nulis lebih mudah tuh
btw.., ada gak upgrade program dari Boyfriend 7.0 ke HUsband 1.0 ?????
kalo mas det pasti milih kopi susu double full cream high fat,,hehehe
@siska: haha buat apa dianggap pinter kalo ternyata hasil plagiat?
@natazya: bisa apa dulu nie?
@kucingkeren: ah mana ada kata kunci bisa sama sejumlah lebih dari seratus kata dengan urutan penulisan dan besar kecil huruf yang sama dan terdapat di banyak tempat? ajaib banget dong!
@ratutebu: bukan sok keren, tapi emang kereeeeennnnn!!!
@scarafce: haha..
@melissa: bangga kalo mereka menyebut sumber aslinya, bete kalo mereka ngakuin tulisan itu sebagai tulisan mereka sendiri..
@benazio: nyontek mah lebih mending, masih ada usaha, lha kalo kopi-paste kan tinggal ambil dan ditempel begitu saja
@kw: haha..
@kindy: wah brarti cowok kindy saat ini ada 7? wawwwwwwwwwwwww….
@risdania: huehuehue… bener banget tuh say, itu yang aq mau n udah ada di qm!
copy paste ga mnghargai hak cipta orang laen banget. sayangnya sekarang trend copas malah dibudidayakan.
Kalau cuma tulisan untuk lucu-lucuan gak pa-pa kali ? mungkin saja sumber aslinya sudah gak ketahuan lha wong sudah diterjemahkan, ada pula yg ditulis ulang dg konteks lokal / aktual dsb. (seperti yg ada di contoh cak Det).
Tapi kalau ada elemen ide, ilmu, tips, trick atau yg sejenis itu ya harus nyebut sumber dari mana diambil.
-Salam-
ass.
kalo pake keyword “deteksi” pasti banyak juga ya yang sama, berarti mana ya deteksi yang “asli”……hehe (canda)
salam kenal mas
Kalau kopi paste sih, udah membudaya di negara kita, khususnya dunia pendidikan seperti sekolah dan kampus, apalagi mahasiswa jago sekali kopi pasti terlepas itu mahasiswa PTS apa PTN,,,,,,
contoh kasus, dosen atau guru sering gak kreatif dalam mengajar, tu menerutku salah satu karakter kopi paste. artinya gak ada improf. makanya terasa monoton karena bebekal pengjaran sebelumnya.
kekekekekek…:)
masuk cyber crime nggak ya ?
hak cipta itu sebenarnya hanya milik ALlah SWT,
selama untuk kebaikan, saling mengingatkan tak apa,
kecuali kalau penulisnya minta sumbernya ditulis,
kalau tulisan saya, silahkan saja, kopi paste (saya sudah pernah menemukan), karena saya merasa tidak 100% itu dari saya. Pahala dari ALlah, tidak akan salah alamat, jika kebaikan lho
I Love Copas, tapi tetep mencatumkan sumbernya…..
hmmm…..
tapi kalo memang artikelnya anonim, dalam artian pembuatnya tidak diketahui, seperti post2 lucu2an di milis misalnya, gimana itu? kan ndak ada hak ciptanya….
btw dah pernah nemuin artikelmu yang di copas belum ..??
biasanya itu kan guyonan det .. nah di google baru segitu .. coba kalo di milist² mungkin lebih banyak
Saya sudah ketemu banyak, mas. Tapi itulah resiko kalau kita mempublish sebuah tulisan di dunia yang bernama internet ini. Dan tidak semua orang yang terlibat di internet punya etika.
Saya sih senang-senang saja kalau tulisan saya di co-pas orang lain. Itu berarti tulisan saya laku keras…
Tapi lebih baik tidak disebutkan sumbernya daripada disebutkan sumbernya tapi bukan saya. Itu yang pernah beberapa kali saya konfrontasikan dengan beberapa situs, web, dan forum, dll yang mengcopas tulisan saya.
@pink: makanya kita jangan ikut2an membudayakan kopas ituh.. oke? lebih baik bikin tulisan sendiri yang sederhana daripada kelihatan jago tapi ternyata hasil kopas..
@oemarbakri: iya pak guru… hilangnya sumber itu kan berawal dari kopas yang gak beretika sehingga semakin lama semakin kabur..
@alex: wahahaha.. makanya di contoh itu kan saya beri kalimat panjang, biar ketahuan mana yang kopas.. kalo cuman 1 kata aja ya pasti jutaan artikel ditemukan yang mengandung kata itu..
@udin: iya betul, banyak juga itu kopas di dunia akademik.. tapi biasanya sih orang akademik lebih beretika dengan menyebut referensi/daftar pustaka
@la mendol: wah perlu ditelusuri itu ndol..
@kakanda: sayang sekali anda bicara ngalor ngidul tentang tuhan tapi ternyata blog anda penuh dengan link ke situs tipu2..
@avy: hm… bagus! tapi gak bagus kalo jadi kebiasaan. emangnya dah gak punya kemampuan menulis sendiri ya cak? ah ngapusi!!!
@rizkianto: bukan berarti ndak ada penulisnya. sebenarnya pasti ada, hanya saja identitas penulis pertamanya hilang gara-gara kopas yang gak beretika..
@tintin: udah cak, yang tentang MLM itu ada beberapa paragraf yang dikopas dan digabung dengan tulisan mereka sendiri.. udah saya tegur dan akhirnya mereka menyebut asal sumbernya dari sini..
@goldfriend: wah menyakitkan sekali itu bang kalo mereka menyebut sumber tapi bukan kita sebagai penulis aslinya..
iyaaaah bgtz tuuuh….
emangnya siapa yg mulai sih sebenernyah?? *bingung*
G kreatif tuh
Harusnya sblm d publish d modif dulu
Huahahaha
perlu adanya pemahaman mengenai etika jurnalistik kepada blogger..agar supaya tak ada lagi trend copy paste, atau menyebutkan sumber kutipan..
emmmm….dewi paling suka tuh….
copy…..
diminum pas panas, wajib pake creamer ato milk
paste (L), apalagi…..
nyam…nyam….
lebih seneng lagi, dapetNa gratisan
Mbecekno…
header e gambar kupi…
DETTTTTTTTTTTTTTTTTTT….
Loe nyindir gue yeeee, hehehehhee… secara tuh postingan ada diawal2 gue bikin blog sillystupidlife… (ihhh, kenapa gue baru nyasar kesini sekarang yach???… kalo enggak khan dari dulu awal kamu posting ini udah tak gaplok2 kamu ini, huuuuuuhhhh)
Ngene yooo… nek namanya guyonan itu, yo ndakpapa tohh kalo kita posting, wong sekedar menebarkan cerita lucu… lagian sapa yang nulis duluan juga udah gak jelas sich, jadi gimana juga mo nulis sapa penulisnya???
betul tidak..???? (dengan nada bicara ala AA Gym)
Masak karena ndak tahu sapa penulisnya, trus semangat menebar2 senyum lewat jokes2 jadi terhenti ditangan kita???. Lahhh, apa kalo udah ada yg posting cerita itu, ndak boleh lagi ada yg posting gitu??.. jadi sekian juta org ini harus mengunjungi org yang pertama menulis jokes itu kalo pengen baca cerita itu?…
Saya stuju sama pak Oemar Bakrie… kalo tulisannya tentang isi kepala, ide atau ilmu, tips atau trik2, nahhh itu yg kudu disebutin sumbernya dari mana…
Okehhhhh…. hihihihihihi…
*timpuk det pake… ngggg… pake apa yach… semua isi kamar gue udah habis dipake baut nimpukin orang melulu… ehhh, itu masih ada bantal satu nyisa… timpukin ke det…*
emang sekarang dah ngetren banget….. artikel saya juga banyak di copas tanpa pemberi tahuan dulu ke saya….. tapi gimana lagi….. kalau nggak mau di copas yah… silahkan jangan di publish di internet……