Kebrutalan demi kebrutalan dipertontonkan organisasi yang mengaku dirinya paling Islam. Yang terbaru adalah pemukulan secara membabi-buta terhadap sekelompok massa di Monas. Rekamannya berkali-kali ditayangkan di berbagai televisi. Tampak seorang lelaki dengan tampang buas memukul kepala lelaki lain dari belakang secara bertubi-tubi. Tampak pula banyak sekali wanita dihajar dengan berbagai bentuk pentungan.
Tidak perlu saya sebut, rasanya pasti pembaca sekalian sudah faham organisasi yang saya maksud. Betul, FPI. Front Pembela Islam. Dari namanya kelihatan gagah. Pembela. Berarti membela. Membela berarti memberikan dukungan kepada pihak yang dibela. Pembela Islam berarti memberi dukungan kepada Islam.
Tapi apa yang mereka lakukan justru sebaliknya. Bukan membela Islam. Tapi mencoreng-moreng muka Islam dengan perbuatan ala preman yang mereka lakukan. Menyerang pihak-pihak yang berbeda pandangan dengan mereka. Bagi mereka, mereka adalah Islam, dan yang lain adalah kafir. Bagi mereka, merekalah yang paling peduli dengan Islam. Merekalah pejuang. Merekalah mujahid.
Berbagai desakan datang dari banyak kalangan. Menuntut pembubaran FPI karena telah meresahkan masyarakat. Salah satu yang menyerukan pembubaran FPI adalah Gus Dur. Seruan tersebut lantas dibalas dengan tantangan dari Habib Rizieq. Jangankan satu Gus Dur. Sejuta Gus Dur akan kami lawan. Begitu kata Habib yang ditayangkan berkali-kali di televisi.
Ternyata tidak cukup melalui televisi. Pendukung FPI juga berteriak-teriak di blog. Termasuk di WordPress. Mereka mengatakan hanya segelintir orang saja yang menuntut pembubaran FPI. Mereka yang menuntut pembubaran FPI adalah orang-orang kafir yang hanya duduk ketika mereka berjuang ke mana-mana.
Apakah klaim mereka tersebut benar?
Untuk membuktikan klaim mereka, silakan tonton televisi dan baca tulisan di tempat lain. Bisa juga baca tulisan: “Habib Rizieq: Bukan FPI yang bubar, tapi Gus Dur yang bubar” ini. Pikirkan. Kemudian berikan pendapat Anda.
FPI, dibubarkan atau dibiarkan??!!
“I LOVE FPI!” begitu kata pemerintah. berkat FPI, perhatian masyarakat dialihkan dari isu BBM
![]()
Ditulis dalam KRIMINAL, OPINI, SERIUS | 83 Komentar »




