Telepon ke Call Center IM-3 harus bayar

ย 

Ini adalah kabar yang sangat mengejutkan di tengah maraknya persaingan operator seluler berebut pasar. Indosat membuat keputusan berani dengan memungut biaya Rp.400; untuk tiap panggilan ke Customer Service Representative dengan nomor akses 100 yang dijawab oleh CSR Agent. Ketentuan tersebut akan diberlakukan mulai Maret 2008 ini

Informasi ini saya dapatkan ketika mengalami masalah pada jaringan GPRS. Bermaksud komplain, saya hubungi nomor 300 dari HP IM-3 saya. Ternyata nomor 300 tersebut hanya dijawab oleh mesin. Sedangkan untuk berbicara dengan operator, disarankan untuk menghubungi nomor 100

Untuk menghubungi nomor 100 tersebut jangan dikira sekali pencet langsung nyambung. Saya sudah mencoba beberapa kali pada waktu yang berbeda, yaitu pagi, siang dan malam. Hasilnya sama saja. Tiap dial 100, yang mucul di layar HP adalah peringatan network busy. Setelah mencoba sekitar 30 kali, barulah bisa tersambung. Itupun masih dijawab oleh mesin. Kita dipaksa mendengarkan penjelasan bertele. Mau ini pencet ini, mau itu pencet itu. Sebuah prosedur yang sangat memuakkan

Setelah tersambung ke CSR Agent, niat untuk segera menumpahkan komplain harus tertunda dulu karena diminta menyebutkan nama dan nomor HP. Ini yang saya juga heran. Apa mereka tidak memiliki database yang akan langsung menampilkan data pelanggan begitu kita menghubungi mereka? Masa kalah sama Radio SS, yang tiap kali ada telepon atau SMS masuk, di layar monitor operator langsung terpampang data pendengar yang sedang menghubungi mereka

Setelah menyebutkan nama dan nomor HP, barulah kita dipersilakan mengajukan pertanyaan atau komplain. Jangan berharap pertanyaan atau komplain kita segera mendapatkan solusi. Untuk pertanyaan ringan, memang beberapa dari mereka bisa menjawab dengan memuaskan. Tapi untuk komplain, biasanya kita diminta menunggu 3 x 24 jam

Dengan pelayanan yang masih amburadul tersebut, layakkah IM-3 membebankan biaya kepada pelanggan untuk tiap pertanyaan atau komplain? Bukankan seharusnya Call Center tersebut menjadi bagian dari service excellence yang harus diberikan perusahaan kepada pelanggannya? Atau mereka memang sudah siap ditinggal pelanggan setia beralih ke operator lain yang lebih menggoda?

Advertisements

20 thoughts on “Telepon ke Call Center IM-3 harus bayar

  1. Anang says:

    tapi yang penting GPRSnya kan masih murah to don… njenengan juga pake itu setiap ingat kalo di hp njenengan ada fasilitas mobile chat yang ndak pernah padam itu.. hehehehehe…. setiap kelebihan pasti ada kekurangan.. tak ada gading yang tak retak… tapi kalo udah kelewatan gini ya mo gimana lagi.. masak protes suruh bayar…. siapa rugi? rugi siapa… lagi lagi ya pelanggan tercinta yang dikecewakan…. yang hanya bisa bersabar dan bersabar tanpa tahu bagaimana kelanjutan nasibnya kelak hohohohohohoh.. sabar ae don….. wong sabar uripe bakal mulyo kok tenang ae

  2. kktian says:

    Apa mereka tidak memiliki database yang akan langsung menampilkan data pelanggan begitu kita menghubungi mereka

    sebenere CSR agen udah tau, dia pasti iseng pengen kenalan mas dion, atau pengen ngrekam suaranya mas dion yang merdu!…

  3. mbahsangkil says:

    samperin ae don, sapa tau mbak2nya cakep. KOn ngene ae, komplain nang mbak e trus ujuk2 njaluk no telp. Mayan kan entuk kenalan cewek maneh hahahahahahaha

  4. galih says:

    Heheh, sebatas GPRS IM3 masih termurah, Simpati saya akan terus saya mati surikan… kalau M3 ngelunjak menaikkan tarif GPRS, ya pindah lagee… ^_^

  5. -tikabanget- says:

    cuma m3 aja? ato semua produk indosat mbayar kalo ke call center?

    sapa ya dulu yang ngomong semua produk indosat itu mbayar buat call centernya… **inget inget**

  6. gempur says:

    untung gak pake produk indosat.. hehehehehehehe

    saya pecinta dalam negeri meski mahal dan njengkelno hahahahahahahahaha

  7. Anas says:

    Ini saya kutip dari http://www.detikforum.com:

    Dengan semakin banyaknya telepon yang berulang (repetitive call) dan telepon yang tidak perlu (junk call, unnecessary call) yang mengakibatkan menurunnya performasi dan layanan bagi pelanggan khususnya untuk berbicara dgn Agent Contact Centre, maka dirasakan penting untuk memberlakukan sistem pembayaran (service charging) untuk menghubungi Agent contact center. Dengan demikian pemberlakuan sistem pembayaran ini merupakan salah satu upaya untuk perbaikan dan pengembangan serta peningkatan kualitas contact center.

    Pelanggan yang akan dikenakan biaya adalah pelanggan yang langsung terhubung ke Agent Contact Center (Layanan Direct To Agent). Sementara pelanggan yang tersambung ke IVR (Interactive Voice Response) tidak akan dikenakan biaya (gratis). Service Charging ini akan dikenakan pada pelanggan IM3 mulai bulan Januari 2008.

    Nomor Akses yang akan dipergunakan antara lain :

    * 300 untuk akses layanan gratis ke IVR
    * 100 untuk akses layanan berbayar ke Agent Contact Center.

    Adapun besaran tarif yang akan dikenakan kepada pelanggan prepaid untuk layanan Agent Contact Center adalah Rp 400/Call (termasuk PPN).

    pelanggan kok jadi yang disalahkan? Saya gak setuju kalo costumer service dikenai tarif, kenapa? wong sama ae pas dikenai tarif sama gratisan sibukkkkkkkkkkkk terus..

  8. takrip says:

    sebenere ketika sampeyan nelpon ke CCO mereka udah tau nomer sampeyan, udah jelas2 terpampang nomor & data lengkap sampeyan. ketika CCO menanyakan nomer Hape adalah untuk mengkonfirmasikan bahwa anda bener2 jujur menyebutkan nomer hape sampeyan, ndak diawur.. dan DIMANA2 ITU MERUPAKAN STANDAR PROSEDUR OPERASI GOBLOK.. nggak angger langsung njeplak minta dilayani begitu saja. kalo gak percaya sampeyan coba ae ganti kartu pake operator liyane, pasti kalo telpon ke CCO ditanyai nomer hape.

    dan ketika kena charging 400 perak itu buat mengoptimalkan pelayanan CCO, soale kebiasaan kalo pelanggan IM3 ndak punya pulsa trus nelpon2 sak enak udel’e dewe ke CCO. CCO’ne mbahmu’a??? mangkane kalo pelanggan IM3 pengen nelpon ke CCO dikenai biaya, biar yang ndak punya pulsa nggak seenak udel’e dewe..

    secara temen banyak yg jadi CCO IM3, jadi tau gimana rasanya.. nggak kayak sampeyan yang bisanya cuma protes tokk, mangkane cari2 informasi dulu sebelum pencet tombol publish… keliatan kalo sampeyan goblogg

  9. deteksi says:

    @takrip: sampeyan ngaku pinter tapi gocik, pengecut! beraninya pake identitas orang. Hahahaha…. Gak isin ta cak?! Aku lho wes ngerti IP addressmu! Hahahaha… Gak nyangka kalo sampeyan GOCIK ngene! Hakakakakakakakaka…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s