I love FPI

Kebrutalan demi kebrutalan dipertontonkan organisasi yang mengaku dirinya paling Islam. Yang terbaru adalah pemukulan secara membabi-buta terhadap sekelompok massa di Monas. Rekamannya berkali-kali ditayangkan di berbagai televisi. Tampak seorang lelaki dengan tampang buas memukul kepala lelaki lain dari belakang secara bertubi-tubi. Tampak pula banyak sekali wanita dihajar dengan berbagai bentuk pentungan.

Tidak perlu saya sebut, rasanya pasti pembaca sekalian sudah faham organisasi yang saya maksud. Betul, FPI. Front Pembela Islam. Dari namanya kelihatan gagah. Pembela. Berarti membela. Membela berarti memberikan dukungan kepada pihak yang dibela. Pembela Islam berarti memberi dukungan kepada Islam.

Tapi apa yang mereka lakukan justru sebaliknya. Bukan membela Islam. Tapi mencoreng-moreng muka Islam dengan perbuatan ala preman yang mereka lakukan. Menyerang pihak-pihak yang berbeda pandangan dengan mereka. Bagi mereka, mereka adalah Islam, dan yang lain adalah kafir. Bagi mereka, merekalah yang paling peduli dengan Islam. Merekalah pejuang. Merekalah mujahid.

Berbagai desakan datang dari banyak kalangan. Menuntut pembubaran FPI karena telah meresahkan masyarakat. Salah satu yang menyerukan pembubaran FPI adalah Gus Dur. Seruan tersebut lantas dibalas dengan tantangan dari Habib Rizieq. Jangankan satu Gus Dur. Sejuta Gus Dur akan kami lawan. Begitu kata Habib yang ditayangkan berkali-kali di televisi.

Ternyata tidak cukup melalui televisi. Pendukung FPI juga berteriak-teriak di blog. Termasuk di WordPress. Mereka mengatakan hanya segelintir orang saja yang menuntut pembubaran FPI. Mereka yang menuntut pembubaran FPI adalah orang-orang kafir yang hanya duduk ketika mereka berjuang ke mana-mana.

Apakah klaim mereka tersebut benar?

Untuk membuktikan klaim mereka, silakan tonton televisi dan baca tulisan di tempat lain. Bisa juga baca tulisan: “Habib Rizieq: Bukan FPI yang bubar, tapi Gus Dur yang bubar” ini. Pikirkan. Kemudian berikan pendapat Anda.

FPI, dibubarkan atau dibiarkan??!!

“I LOVE FPI!” begitu kata pemerintah. berkat FPI, perhatian masyarakat dialihkan dari isu BBM :mrgreen:

Advertisements

83 thoughts on “I love FPI

  1. Anang says:

    tujuan mulia yang dibalut dg impian berjihad dan surga yg kadang malah menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan menegakkan syariah. i love fpi too. vote habib for president. biar nyali koruptor menciut. tak ada lg maksiat di negeri ini, karna jd negeri islam. 😉

    *dikejar massa*

    dan akhirnya isu kenaikan bbm pun luntur dg isu terbaru ini,…

  2. Rere says:

    Di dalil yang manakah menghajar dengan membabi buta tanpa alasan yang jelas, tak pandang laki-laki ataupun perempuan menjadi halal????

  3. azaxs says:

    Apapun alasannya tindakan FPI ini sangat2 tidak dibenarkan.. Apalagi saling menyerang sesama pemeluk agama… “lakum dinukum wal-liyadin”
    Bukankah FPI juga mengaji? [mboh lah]

    Tapi bagaimanapun juga kita harus lebih hati-hati dalam mempelajari situasi terakhir mas.. saya sependapat dengan anda.. Aksi FPI ini berhasil mengalihkan isu kenaikan BBM… bahkan bisa dipastikan ada settingan dibelakang ini… dan amat sangat mungkin justru pemerintah sendiri..

    Belakangan, dimedia massa tiap kali aksi demonstrasi selalu dikaitkan dengan anarkisme dan kerusuhan.. bukan tuntutan utama yang didengar dan dipahami oleh masyarakat.. justru aksi anarkisnya… sehingga masyarakat secara umumnya kurang bersimpati dengan tuntutan2 mahasiswa dan demonstran… begitu juga kemarin… Aksi Anarkisme FPI… sebenarnya ditempat tersebut FPI melakukan unjuk rasa penolakan BBM.. ada juga masa dari HTI dan PDIP yang sama-sama menolak kenaikan BBM…

    Tapi kenyataan dimedia, semuanya memberitakan aksi FPI sehingga kontan menutup isu kenaikan BBM ini.. Yakin dibelakng ini ada konspirasi… Ada satu hal yang janggal.. dalam aksi di Ibukota [dibawah monas] kok Polisi terkesan membiarkan aksi brutal ini…

    Hati-hati penguasa menipu rakyat!!

  4. risdania says:

    memang susah kalau membawa urusan agama,,semua jadi abu-abu,,
    main hakim sendiri dibilang dakwah,,
    tawuran dibilang jihad,,
    hitam jadi putih,,
    ga jelas,,

  5. Mumu says:

    Jadi khawatir keselamatan FPI di Jawa Timur..
    Kira-kira ada yang berani pake atribut FPI di Jawa Timur gak ya?
    Gak usah di Jember deh..
    Coba aja pake di Surabaya..

    Bakal dapet kata sambutan..

    “Welcome to hell”

    Buat FPI:
    Sibuk ngurusin kewajiban orang lain, emank diri sendiri uda sempurna ya?
    Urus saja moralmu..
    Urus saja akhlakmu..

    Emank ntar di akherat sidangnya bareng”?

    Satu-satu boz!

    Jadi..
    Urus aja moralmu..
    Urus aja akhlakmu..

    DAMAI itu INDAH..

  6. Rudi says:

    Benar banget, ini masalah intern Islam, dengan demikian tidak ada hubungannya dengan agama lain, pemerintah, masyarakat yang lain. Biarkan orang islam sendiri mengurus dirinya sendiri, mau pakai kompromi atau bukan urusan mereka, dan yang akan menanggung mereka sendiri.

    Karena itu, bagi orang-orang yang tidak terkait, santai-santai saja.

    Oke….. oke deh, kita semua hanya penonton pertandingan di atas ring.

  7. cK says:

    hahahaha…perlu bikin petisi bubarkan FPI? saya siap jadi bagian promosi petisi.. 😛

  8. todays says:

    aku heran….
    orang orang NON ISLAM yang ikut2an “ngomong gak pakek ilmu” tentang Ahmadiyah dan ikutan masalah ahmadiyah…

    KOK GAK PUNYA MALU YAH??? Katanya punya agama kasih, kok kayak gitu???
    kan ahmadiyah urusan Islam???

    Bener2 gak punya malu.

    buat gus dur pa Guss hidfink pa gusjuur…

    mbah, sampeyan wes mambu lemah, mbok ojo gawe dosa terus po’o
    sakno sampeyan mengko

  9. roxx says:

    Inilah buah manis hasil pembodohan rakyat selama ini, terciptalah satu komunitas massa tak berotak yang fanatik dan mudah diarahkan sesuai dengan kehendak sang “kiai”
    Dan Pemerintah pun turut berbahagia , sebab dengan adanya kumpulan2 massa seperti ini akan sangat mudah untuk melempar isu , mencari Kambing hitam , membrangus lawan Politik dan bahkan mempermudah mereka untuk menciptakan kerusuhan – kerusuhan seperti Mei 10 tahun yang lalu( apakah FPI memang di sokong oleh Pemerintah ? )

    Jadi sekali lagi “Selamat untuk Pemerintah, dan teruskanlah pembodohan rakyat agar kalian makin makmur “

  10. natazya says:

    hauahuhauhauahu

    iyah juga kali yah… mungkin akal akalan aja makanya ada nih issue baru yang hangat lagi, dan masyarakat lupa kalo BBM lagi naik dan punya target kemarahan baru yaitu FPI!

    pinter bener… huhuhu tapi kalo begitu PAKE NAMA LAEN KENAPA!!!! jangan asik asikan pake nama FPI dengan belakang I itu!!! ganti I nya!!!

    hm… saya ga demen sih sebenernya ngomong yang berat berat karena saya lebih menganut setiap orang bebas melakukan apa saja, tapi oh tapi ga melanggar kebebasan orang lain bisa ga?

    dan TUHAN ga butuh manusia buat menegakkan apapun yang sudah ditetapkanNYA. TUHAN ga minta manusia buat jadi perpanjangan tanganNYA karena TUHAN bisa berbuat apa saja dengan cukup SENDIRI SAJA.

    Pliss deh :p

  11. ereksi says:

    mas gak bs bikin judul ya, nggak sesuai tuh dg isinya.
    mau naikkin traffic ya?
    wekekekekekekekkkkkk….

  12. alex® says:

    @ Anang

    vote habib for president. biar nyali koruptor menciut. tak ada lg maksiat di negeri ini, karna jd negeri islam. 😉

    Dengan pendapat demikian, saya ingin tanya ke Mas Anang:

    1.

    Kapan FPI pernah ngurusi KORUPSI di negara ini? Jenderal yang diperiksa karena HAM saja mereka jilati pantatnya bela:


    Sejumlah aksi FPI yang mendukung tentara misalnya:
    aksi tandingan melawan aksi mahasiswa menentang RUU Keadaan Darurat yang diajukan Mabes TNI, 24 Oktober 1999. Ratusan milisi FPI bersenjata pedang dan golok hendak menyerang mahasiswa yang bertahan di sekitar Jembatan Semanggi, Jakarta Pusat, namun bisa dicegah polisi. Aksi kedua ketika ratusan milisi FPI yang selalu berpakaian putih-putih itu menyatroni Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), memprotes pemeriksaan Jendral Wiranto dan kawan-kawan oleh KPP HAM. Milisi FPI yang datang ke kantor Komnas HAM dengan membawa pedang dan golok itu bahkan menuntut lembaga itu dibubarkan karena dianggap lancang memeriksa para jendral itu.

    See? Itu organisasi binaan memang. Ketika kasus-kasus yang menzalimi rakyat terjadi (dan memiliki benang merah dengan korupsi di Indonesia) mereka diam saja. Pernah dengar mereka ribut soal tanah masyarakat yang dirampas pejabat? Pernah dengar mereka ribut soal BLT yang dikorupsi? Pernah dengar mereka memprotes korupnya dana bantuan utk Sidoarjo?

    Saya tidak!

    2.

    Masalah maksiat. Lebih pilih mana orang takut untuk berbuat maksiat karena ada segerombolan preman yang nakut-nakuti daripada takut dengan kesadaran sendiri?

    Saya memilih yang kedua. Itu sebabnya cara-cara seperti Pak Quraisy Syihab dan ulama-ulama lainnya yang bijak lebih saya dukung.

    Apa iya dengan menggerebeki lokalisasi tanpa penanggulangan akar penyakit sosial demikian akan menyelesaikan segala masalah? Tidak.

    Negara Islam belum menjadi jaminan jika hanya label belaka, Mas. Syariat Islam yang dikonsepkan FPI dan dipakai oleh Cilangkap utk membujuk Aceh terbukti bukan jadi masalah utama. Masalah di Indonesia ini adalah pemiskinan dan pembodohan yang akarnya dari ketidak-adilan.

    FPI sepantasnya dibekukan.

  13. owbertku says:

    iah….pemerintah berhutang budi ma FPI tuh,,,,

    makannya kasus fpi jangan cepet2 selese….

    biar pemerintah bisa adem….

    fpi memang pahlawan buat pemerintah…. 🙂

  14. Udin says:

    Hmmmm, Bener yang paling diuntungkan adalah pemerintah. Aku yakin orang pemerintahan bakal cekikikan karena isu BBM redah.
    Buat Semuanya yang menhujat FPI :
    Bebas Komentar tapi harus objektif dan realistik, jangan asal bacot saja, gunakan refrensi yang bener dan berimbang, klau menggunakan refrensi pemberitaan media, banyak biasnya dan tidak ralistik( media dikuasai oleh pemodal yang anti islam) , karena yang di comot tuh, aksi-aksi FPI sepihak tp pihak lain tidak diekspos. malah ada anggota Aliansi kebebasan yang membawa PISTOL tidak diekspos. Nah, kelihatan sekali kalau media tidak adil kan. Dengan membawa PISTOL berarti pihak aliansi udah siap untuk PERANG dengan FPI. Hanya saja yang kemarin itu, pihak Aliansi kebebasan kalah JUMLAH, coba klau berimbang sama ANARKISMNYA BRO. Pokoknya jangan munafik dan sok utopis de….
    NB: koran tempo telah melakukan kebohongan dengan memuat gambar orang yang lagi mencekik pada peristiwa monas. koran tempo menuduh bahwa yang di cekik adalah anggota aliansi kebebasan, padahal faktanya yang dicekik adalah anggota FPI yang dilerai oleh ketua laskarnya. Hai semua ini bukti kalau MEDIA KITA TU banyak bohonganya dan selalu saja kelompok marginal macam FPI dikambing hitamkan.
    HIDUP FPI……….tp harus lebih santun dan tegas loooooo

  15. ndop says:

    halaaah… mending belajar ngaji æ aku..

    *mbuka-mbuka kitab terjemahan.. trus terbingung-bingung sendiri*

  16. ndop says:

    @alex: setujuuu… HIDUP PARA ULAMA DAN KYAI-KYAI!!!

    AKU NGEFAN SAMA PAK QURAISH SHIHAB!! makanya kalo romadlon, yg kutonton adalah metro tivi, tafsir al-misbah.. acaranya bikin ati adem dan smakin cinta islam.. tdk mbentak-mbentak.. tdk bkn jantungan.. pokoknya santun dan mengena..

  17. nenyok says:

    Salam
    ya ya selamat, akhirnya proses adu domba itu berhasil sudah, Sang Goverment merasa tenang karena kini seluruh perhatian tercurah sudah pada kasus insiden Monas, kenaikan BBM hampir terlupakan 8)

  18. kaudanaku says:

    embuh dhe, aku ga komentar yo. mampir thok wae, ga popo kan?

    *kalow FPI dibubarin, AHMADIYAH dibubarin juga dunks….*

  19. Hafez says:

    @ rere

    anda tanya dalil? silahkan baca sejarah islam. baca saja buku siroh nabawiyah. disana anda akan mendapati bagaimana para pengikut aliran sesat diperangi dan dibunuh.

    baca kisah musailamah si pendusta. jangan bicara tanpa ilmu mencela ulama’ ahlussunnah.

    jangan juga bilang FPI asal pukul, sebelumnya sudah lama dibuka jalur dialog dengan ahmadiyah tapi mereka tetap keras kepala.

  20. restlessangel says:

    astaga….dr judulnya kirain…..
    cerdas juga, bikin judul yg bombastis ^^

    ealah….fpi….fpi…..
    sampek serak tenggorokan ini teriak2.
    tp sepertinya mulai kliatan hasilnya….

  21. juladi says:

    Itulah kumpulan orang2 tolol (FPI) terjebak dalam permainan intelejen (BIN) Munawar bisa menyusup jadi kumendan laskar ISLAM ,coba pikir dengan nalar orang yang dulunya anti kekerasan kok malah berubah haluan, bahkan orang2 yang diserang itu sebenarnya temannya munawar sendiri, dan orang2 tolol itu terpancing ya jadinya hanya sebuah kekonyolan buat FPI, saya kira Munawar tidak akan ketemu (tanya BIN aja).
    kasihan deh lu Riziq

  22. Dinda says:

    @ hafez

    duw najis bgt lo ngrasa paling berilmu! ulama ahlusunah kok kelakuan preman! anda dibayar berapa tiap demo itu?

  23. goldfriend says:

    Ya..ya… I Love FPI. 🙂

    Sampai isu-isu yang lain dan masih gres yang juga menyangkut harkat hidup orang banyak di negeri ini bisa teralihkan karena pemberitaan tentang FPI.

    Padahal kasus kekerasan FPI ini sudah terjadi dari dulu. Yang saya lihat selalu ada siklus yang “aneh” soal kasus ini :

    Konflik (Kekerasan oleh FPI) – Perdebatan (Menuntut FPI Bubar) – Perlawanan (oleh anggota FPI) – Pembiaran (oleh Pemerintah) – Pelupaan (oleh masyarakat dan media)

    Nah, itu siklus yang terjadi setiap FPI berulah. Belum ditambah dengan pengalihan isu-isu yang lain. 😆

  24. Nikolai says:

    Saya bukan org yg relijius2 banget, tapi sbg Muslim yg banyak belajar ilmu2 duniawi dan masuk lingkaran komunitas liberal, hati saya menjadi terbuka bahwa Islam memiliki banyak wajah dalam satu bingkai Tauhid. Ada yg berwajah liberal, ada yg berwajah konservatif, ada yg berwajah radikal. Itu semua adalah Sunnatullah A.K.A. suratan dari Allah, bahasa ‘liberal’nya: hukum alam. Saya sedih bukan karena ada FPI atau organisasi2 lain yg di-cap oleh kita2 (yg-sudah-dicuci-pikirannya-dgn-ideologi- bahwa-standar-barat-adalah-paling-benar) sebagai radikal atau fundamentalis…saya sedih karena sesama Muslim di Indonesia sudah terlalu PERMISIF dan LIBERAL cara berpikirnya, sehingga sudah gak bisa membedakan mana hukum Tuhan yg sebenar2nya..mana yg sekedar interpretasi dari nafsu manusia belaka..sehingga menjadikan hukum Tuhan yg ABSOLUT menjadi terlihat OBSOLETE…org2 seperti Gus Dur atau JIL dan org2 yg mengaku besar, tapi sudah hilang rasa takutnya dari hukum Tuhan, sehingga membuat banyak deviasi dari keabsolutan hukum Tuhan…ayo, sadarlah rekan2 Muslim, ku, kita semua dimain2in sama barat krn kita menggunakan standar mereka, cara berpikir ala mereka, cara berpakaian ala mereka, cara bicara ala mereka, dsb..dsb..kita gak punya taring lagi, kita sdh tidak dicintai, apalagi ditakuti…saatnya sekarang Islam harus ditakuti, karena terbukti mau gimanapun menderitanya atau simpatiknya kita, mereka tidak pernah mencitai kita. Saatnya sekarang Islam di-TAKUT-i….btw..saya seorang muda yg konservatif (walaupun saya berteman dgn org2 super liberal) jadi saya mendukung organisasi2 Islam yg merasa perlu menonjolkan harga diri dan ketegasan terhadap hukum2 Tuhan..

  25. Ridwan says:

    Goblok bener FPI kok malah nyalahin GUS DUR dan AMIEN RAIS? Gak nyambung banget! Jelas2 FPI sendiri yg brutal!

  26. almumpe says:

    Kita Umat islam bangsa Indonesia semua salah, kok maunya di adu domba. makanya jalankan perintah Allah dan Rasul-Nya secara kafah. jangan seenak pikiran dewe merasa sudah benar. Buka Al’Quran dan Sunah Rasul untuk menyelesaikan masalah. Bukan pendapat si A, B atau C, walaupun ulama sekalipun. Pelajari bagaimana nabi membangun medinah bukan paramadina. bagaimana nabi hijrah, bukah hijrah ke ibukota untuk merais rezeki, bagaimana nabi membiayai negara, bukan dengan kebanggaan banyak utang, bagaimana nabi menjalankan hukum Al’Quran. Bukan seperti maling ayam di hukum sedangkan korupsi dianggap budaya. nggak percaya korupsi dianggap budaya. Lihat saja diri kita sendiri, mau berurusan dengan birokrat pasti ngeluarkan uang. dsb, dsb dan dsb. Jadi untuk melihat bangsa ini bangkit, ya mau tidak mau ya jalankan perintah Allah dan Rasul-Nya bagi UMAT ISLAM. Insya Allah, Allah tidak akan menghukum Indonesia lagi ya selama ini telah kita rasakan bersama. Hidup Umat Islam Bangsa Indonesia.

  27. Yari NK says:

    Dan sebentar lagi FPI akan berkata “I love Euro 2008”, karena fokus masyarakat sebentar lagi akan pindah dari isu penyerangan FPI ke turnamen akbar sepakbola Euro 2008. :mrgreen:

  28. Hafez says:

    @ dinda

    sori, dalam islam kami diajarkan tidak memberikan toleransi bagi yang menghina agama kami.

    kalau kamu merasa muslim, kenapa kamu malah membela aliran sesat?

    sori, kalau saya demo ndak pernah 1 sen pun dibayar. kami berdemo karena panggilan iman, bukan karena uang kotormu

  29. Adhini Amaliafitri says:

    kapan Indonesia mau bangkit kalo keadaannya kaya gini??
    BBM bikin mahasiswa sama polisi bentrok, dan sekarang kasus kaya gini bikin sodara sesama muslim tonjok2an!

    HEYY…SADAR GA SIH MEREKA KLO INDONESIA ITU LAGI TERPURUK???INI MALAH BIKIN MASALAH BARU..

    TERUS AJA KAYA GINI,,TERUSKAN KLO MAU INDONESIA MAKIN TERPURUK DAN DIJAJAH LAGI!!!

    maafkan dion,
    fiuhhh..emosi jiwa gwe! 😦
    heran deh..baru aja hari kebangkitan nasional, ini malah perang antar saudara 😦

    sedih rasanya…
    apakah pernah terpikirkan di benak mereka klo qta lagi di adu domba? dan pihak lain yg menginginkan Indonesia makin terpuruk bisa tertawa lebar. PUAS karena qta sibuk membuat masalah baru dan lengah akan serangan mereka. Indonesia butuh orang2 yg tinggal didalamnya untuk meneruskan perjuangan para pahlawan2 terdahulu, ingatkah mereka bagaimana memperoleh kemerdekaan dulu??

    Ya Tuhan…
    ampuni kami,

  30. Chubby Panda says:

    Apapun agamanya, apakah sesat atau tidak, sah atau tidak mari kita lihat dari definisi sebenarnya dari kata agama adalah “membuat menjadi lebih baik”.

    Nah, apakah FPI skrg menunjukkan hal itu? Pribadi yang kasar dan preman harusnya membuat kita bertanya-tanya : apakah mereka benar-benar punya “agama” yang seharusnya membuat mereka mempunyai akhlak yang lebih baik? Melihat faktanya kita semua tahu jawabannya.

    Siapakah yang berhak menentukan agama apa yang sah atau tidak? Apakah ada di antara kita yang tidak berdosa sehingga berhak menentukan apa yang salah dan yang tidak?

    Jika tidak setuju janganlah memukul dengan tongkat tapi katakanlah pendapatmu dan berdoalah supaya kebenaran yang sebenarnya ditunjukkan oleh Yang Di Atas dan yang khilaf disadarkan. Bukan tugas kita untuk menghakimi yang salah. Kita hanya mengingatkan tapi kita tidak punya hak atas mereka.

    Betapa dangkalnya pemikiran untuk membatasi kebebasan manusia untuk memeluk keyakinannya dengan kekerasan. Padahal kita baru saja memperingati 100 tahun kebangkitan nasional.

  31. Hafez says:

    @ up
    kalau memeluk keyakinan, ndak masalah. tapi masalahnya ahmadiyah mengaku islam. padahal ajaran mereka bukan ajaran islam. ini poin pokoknya!.

    mending sekalian aja mereka bikin agama baru. jangan menodai kesucian kemurnian ajaran islam.

    dalam islam nabi terakhir adalah muhammad. dan islam mengajarkan ummatnya untuk mempertahankan akidah sampai titik darah penghabisan.

  32. Apel yang tak sempurna says:

    Kalo menurut saya sih tiap orang mestinya punya kesadaran bahwa diri kita ini pada dasarnya adalah manusia yang berdosa… ketika kita menunjuk orang lain perlu kita sadari bahwa kita pun tidak lebih baik. Cermin merupakan barang pertama yang harus selalu kita bawa…sebelum kita menghakimi orang lain, lebih baik kita juga bercermin. hal selanjutnya yang kita ingat adalah ketika kita menunjuk orang (biasanya telunjuk :D) 3 or 4 jari yang lain sedang menunjuk balik ke arah kita. kalau saya tambahkan, isu agama dan moral adalah hal yang berbeda… orang bisa saja mengaku memiliki agama (apapun agamanya dan terlepas dari apakah agama dan keyakinannya benar atau sesat) tetapi belum tentu memiliki moral dan integritas yang baik.
    Tulisan saya ini hanya sekedar opini (lebih menitik beratkan ke moralitas, bukan agama/kepercayaan) dan tidak bermaksud membuat suasana semakin panas.

    *Kedamaian dan kebahagiaan adalah pilihan…bagaimana dengan anda?

  33. tintin says:

    @ det yang menulis artikel ini dengan sangat bagus .. 🙂

    det .. sebagai seorang muslim .. sesungguhnya FPI hanya terpancing dengan orang² yang sudah mengatur hal ii bakalan terjadi .. 🙂

    AKKBB ini siapa sih ..?? 🙂 ngapain mereka ngurusin ahmadiyah yang notabene sesungguhnya ini urusannya pelecehan agama ISLAM karena mereka mengaku ISLAM tetapi hany kulit luarnya saja .. aqidahnya jauh dari aqidah ISLAM.

    Lah seharusnya ahmadiyah jangan mengatasnamakan ISLAM, agama lain kek .. pokoknya jangan ISLAM .. karena aqidahnya sudah lain .. 🙂

    kemudian masalah FPI .. mereka salah karena terlalu menekankan hawa nafsu belaka, tidak berpikir manfa’at dan madhorotnya 🙂 so bagi saya .. FPI itu bagus, tetapi mereka kurang ilmu jadi kudu diluruskan cara²nya ..

    mungkin dengan cara seperti yang QUraish Shihab lakukan .. tetapi dengan pemahaman yang benar ..

    dan kembali lagi .. musuh² ISLAM senantiasa tidak berhenti untuk menghancurkan ISLAM ..baik dari luar ataupun dari dalam .. bagi saya sebaiknya pelajari Agama ISLAM dengan benar .. 🙂 dan saya sendiri menilai tindakan anarkis FPI memang salah .. karena tidak seperti itu Rasulullah mengajarkannya .. 🙂 dan haknya pemerintah tentang memerangi maksiat dan korupsi dan lain² .. makanya jadi pemerintah itu tanggung jawabnya besar .. jika rakyatnya tidak baik .. dan banyak yang terdzalimi dan pemerintah tidak menegakkan amar ma’ruf nahi munkar sesuai dengan al qur’an wa sunnah .. maka akan banyak terjadi kerusakan .. pikirkanlah kembali ..

    bukan hanya FPI yang salah … tetapi yang mengompori FPI seharusnya juga dibekukan .. 🙂

    Wassalam 🙂

  34. Mumu says:

    @ hafez

    Maaf, ingin mengomentari komentar anda pada dinda.

    Uang kotor?

    Ngerasa bersih ya bang?

    Semoga abang gak nabung di Bank dan dapat riba..
    Semoga abang kalo usaha sendiri gak ngambil untung lebih dari yang seharusnya..
    Semoga abang selalu menyisihkan segala pendapatan abang dan menyalurkannya pada yang berhak..
    Semoga.. Semoga..

    Semoga demikian..
    Amin..

    Btw..
    Kami?
    Bukannya mau suudzon..
    Tapi..
    Hebat juga ya anda dapat mengetahui isi hati semua pendemo..

  35. Bukan Apa apa says:

    @hafez
    kalo belum menguasai dengan benar jgn terlalu maju ntar kalo jatuh sakit tau……. kuasai dulu baru ngomong, kalo hanya kulitnya aja gak perlu sombong

  36. Mbah Sangkil says:

    @All

    Terlepas dari ahmadiyah atau apapun, yg jadi pertanyaan

    1. apakah tindakan kekerasan emang dibenarkan? memukuli orang lain, menganiaya, membakar dan tindakan anarkis lain dibenarkan?

    2. Selama ini Islam selalu dipojok kan oleh dunia luar, yg katanya teroris, pencipta kekerasan dll. Tapi kenapa kita disini bukannya menunjukkan bahwa yg di tuduhkan itu salah dengan berbuat kebaikan tapi malah “membenarkan” tuduhan mereka dengan tindakan anarkis yg kita lakukan?

    3. Kalo memang FPI pembela Islam dan Umat Islam, ngapain musti bangsa sendiri yg dilawan? Palestina, udah berapa Tahun tuh ditindas di dzalimi. Ok palestina kejauhan, tuh lapindo mana sikap kita sebagai sesama muslim? Ok lah untuk “menyerang” bakri FPI ketakutan, tapi bisa kan dengan melakukan perbuatan lain misal misi sosial, pengumpulan zakat dan derma atau urun rembug membangun perumahan sementara.

    itu mungkin sedikit unek2 dari saya, kalo saya jadi ketua FPI saya lebih baik berjuang dengan cara2 damai, dan yg pasti cara damai lebih mendapat respon positip dari masyarakat dan bahkan mungkin bisa menunjukkan kepada masyarakat dan dunia bahwa INILAH FPI YG SEBENARNYA, FPI YG BENAR-BENAR ISLAM, BUKAN FPI YANG SEPERTI PREMAN

  37. Chubby Panda says:

    @All : mari kita doakan dari lubuk hati yang terdalam supaya orang-orang yang khilaf dibukakan pintu hatinya untuk menghadapi kebenaran oleh Yang Di Atas.

    Peace..! ^o^

  38. ridu says:

    oh iya yah.. baru inget kalo BBM udah naek.. dan baru inget kalo saya ini seorang pria mahasiswa

  39. ikhwan says:

    maju terus FPI perjuangan mu ..bubarkan ahmadiyah..yg menentangmu hanyalah mayat hidup , kerbau dungu yg berjalan di atas muka bumi tanpa ada ruh islam dalam dirinya , yg mau di kendalikan orang lain tanpa punya pedoman sendiri. JALAN TERUS FPI

  40. Akhwat says:

    Astaghfirullah….. Saudaraku sesama muslim jangan ribut sendiri dong….. Malu atuh dilihat yang non muslim…. Katanya islam agama rahmat mana buktinya??? Masalah agama dan kepercayaan kan masalah individu kenapa dipaksa??? Yang ahmadiyah punya keyakinan sendiri. Yang FPI punya keyakinan sendiri. Jangan merasa paling benar sendiri dong!!! Akibatnya kan arogan begitu. Malu!!!

  41. mutt says:

    pak ustad bilang,
    tidak ada hukum bagi orang gila dan bodoh.

    jadi FPI gak dosa donk klo bikion anarkis…….. 😦

  42. Shei says:

    Whatever people say, i juz neva let ‘MOUSLEM” to be show off that way,
    We’re peace-lover, juz like what Muhammad did..
    We’re don’t tend to do such what FPI did.

    Viva Mouslem!
    Peace for all!

  43. tikabanget™ says:

    sayah jadi inget pertanyaan ndoro di blog sayah.
    siapa yang berhak bawa-bawa brand nama islam?

    misal ada yang ndak terima ahmadiyah bawa nama Islam, lalu diserbu.
    lha misal sayah ndak suka orang orang FPI bawa bawa nama Islan, lalu sayah boleh nyerbu FPI ndak?

  44. Yagami says:

    Dibubarkan ?! biar para liberalisme, sekularisme, pluralisme dan para demokrat yang sok modern dan bisa hidup, tumbuh dan berkembang ?

    Ricuh saat demo mah biasa atuh…., ya sebagai konsekuensi demokrasi, tapi kayaknya pemberitaan mengenai ricuhnya FPI kok nge-Bum banget ya…, kayak berita tsunami…., kemarin dari pagi sampe malem beritanya FPI…mulu, mulai dari detikcom sampe berita tv…

    kasus kekerasan Golkar, PDI , PKB kalo dibanding FPI jauh lebih banyak, bukan hanya saat kalah Pilkada bahkan para petinggi di dewan juga kadang rusuh dan berantem, di pemerintahan banyak yang korupsi…., ngga pernah tuh ada yang nuntut dibubarin baik media maupun…

    Yang ana tau, akhir2 ini sebelum kejadian “Tragedi Monas”(syet dah istilahnya dramatis banget…) aksi razia FPI biasanya didukung dan dikawal polisi….

    Meskipun ana tidak setuju dengan kekerasan FPI kemarin…, kalo dipolitisir kaya gini mah serem juga jadinya…

    coba kalo ngga ada FPI…, bendera playboy pasti berkibar di Jakarta….

    Lha dibanding Anshor dan Banser yang menjaga gereja, mending FPI. Memberantas maksiat. Kenapa cuma lihat kekurangan FPI???????

    Memang pernah lihat Banser dan Anshor memberantas maksiat, minuman keras dan sebagainya?

    Lucunya mereka katanya marah karena gus dur dihina Habib, tapi mereka enggak pernah marah saat gus dur menghina Al Qur’an. Lagian asal tau aja bulan mei 08 lalu si gusdur baru pulang dari Israel dan menerima penghargaan dari Israel.

    Hidup FPI……

    Soal salah dan benar, silahkan hukum yang menilai bukan orang per orang

    Percuma bubarin FPI, Mujahidin mati satu tumbuh seribu.

    HIDUP FPI!!! HIDUP FPI!!!

  45. Iwan says:

    Iya, iya, semua bener, yang penting kita jangan mau dialihkan perhatian kita dari masalah utama yang bakal membuat rakyat susah, BBM NAIK -> JUMLAH ORANG SUSAH NAIK -> EMOSI JUGA BAKALAN IKUT NAIK….

  46. alex® says:

    Idem dengan komentar dari Iwan di atas itu :mrgreen:

    Mau-maunya dialihkan isu oleh pemerintah. Amnesia sejarah yang akut di negeri ini 😦

  47. Atmo says:

    Beberapa tahun lalu saya baru tahu bahwa ada organisasi Islam yang namanya FPI. Lucunya saya tahu itu dari berita di tv yang menayangkan konco2nya fpi lagi menyerang sebuah tempat main billiar.Mereka merusak peralatan dan milik orang lain dengan hepi2 aja,kayaknya mereka sangat menikmati acara rusak merusak tsb.Sewaktu saya buka tv acara rusak merusak itu lagi berlangsung, saya berpikir mungkin ini berita tentang preman2 yang sedang menyerang tempat geng2 kompetitor mereka.Ternyata saya salah BESAR, kelompok itu membawa nama agama tertentu.Saya menjadi terheran-heran mengusung nama agama untuk berbuat pengrusakan, sungguh hal yang sangat ironis dan di luar akal sehat manusia.Belakangan saya tahu bahwa preman2 itu adalah anggota FPI.
    Bos FPI sendiri atau gembongnya FPI Habib Riziek,beberapa hari lalu berkoar-koar akan menghadapi siapapun yang berani menangkap anak buahnya sampai tetes darah penghabisan.Ternyata sewaktu ditangkap polisi malah menyuruh anak buahnya jangan melakukan perlawanan.Benar2 orang yang mengorbankan anak buah dan tidak dapat dipercaya sama sekali.Sebenarnya orang ini termasuk sudah menghina negara,betapa tidak,1. Mengucapkan kata2 yang meremehkan kepolisian. 2.Menodai hari jadi Pancasila,1 juni membuat kerusuhan pada acara peringatan hari ulang tahun Pancasila di lapangan Monas.
    Sekarang pemerintah harus lebih berwibawa terhadap orang2 dan organisasi yang menomorsatukan kekerasan.Kami sebagai rakyat Indonesia pasti mendukung Pemerintah RI pada setiap keputusan yang mementingkan keselamatan orang banyak dan bangsa.Bravo RI.

  48. agungk says:

    melihat-lihat comment-comment di atas, saya jadi geli sendiri.
    koq sampai ada yang mengatai-gatain pihak FPI preman dengan menyuruhnya nge**t sama babi misalnya 🙂 wah, wah, wah…mungkin kita semua ini ogah bercermin sehingga hanya bisa melihat keburukan orang lain.

    mengenai apa yang disebut sebagai anarkisme (sebenarnya cukup istilah ‘kekerasan’ saja, karena anarkisme lain maknanya) kelompok FPI. saya juga kurang setuju. bukan karena itu salah, tapi karena kurang cerdas. orang yang bijak tentu menimbang-nimbang apa yang akan dilakukannya. apa baiknya, apa buruknya. mana yang lebih berat timbangannya. apakah ada cara lain untuk lebih meningkatkan nilai baiknya sembari menurunkan nilai buruknya. mengedepankan akal dan bukan emosi.
    akan tetapi kalau dicermati, sebenarnya apa sih sasaran ‘kebrutalan’ FPI selama ini? prostitusi, perjudian, minuman keras. mana yang lebih baik: menghancurkan yang demikian secara ‘anarkis’ atau membiarkannya dengan 1001 alasan? mungkin sebagian dari kita sudah sedemikian tersilau dengan indahnya bunga di suatu padang, sehingga lupa kalau dibawahnya jadi tempat bersarang ular.
    memang secara hukum positif FPI tidak berhak menjadi palu godam mengeksekusi hal-hal semacam ini. tetapi alih-alih menstempel FPI sebagai preman berjubah, apakah tidak lebih baik kita merefleksikan pada diri kita: mengapa sampai harus begitu (pakai kekerasan), apakah kita tidak mampu mengejawantahkan jalan lain untuk tujuan yang sama? ataukan kita memang tidak mau? atau masa bodoh?
    memang dari semua itu, kita tidak bisa menutup mata juga dari fakta bahwa paradigma yang dipakai FPI terlalu vulgar. tidak cerdas. sekali lagi tidak cerdas.
    contoh kecil misalnya: penggerebegan dan pembongkaran paksa warung yang buka pada hari ramadhan. daripada dibongkar, coba kalau FPI mejeng dengan poster besar di depan warung ybs. dengan tulisan “Hai orang-orang yang beriman. diwajibkan kepadamu berpuasa…”. sementara orang-orang mau makan disodori pamflet dakwah…dengan begitu mungkin lebih efektif.
    tapi pernahkah kita mengusulkan yang demikian kepada FPI (atau kelompok lain, yang secorak dengan FPI maupun tidak)? mungkin tidak. mungkin kita lebih senang mengatai-ngatai “babi”,”preman berjubah”,”arab keparat”,”tukang palak”, dan berbagai cacian lain yang belum tentu mencerminkan yang dicaci. mungkin juga dibalik cacian itu sebenarnya kita merefleksikan inner-self kita secara tidak sengaja. mungkin kita takut kalau tindakan FPI itu menghilangkan kesempatan kita untuk bersenang-senang misalnya…atau nanti mungkin kita juga dipaksa makai jubah… idiih!!!…amit-amit!

    N.B.:

    Saya koq sering sekali melihat perempuan dan anak-anak selalu dijadikan maskot untuk menggambarkan betapa suatu kelompok itu brutal (bukan hanya FPI). Dalam hal ini, seharusnya kita balik bertanya: mengapa koq ibu-ibu (bukan ibu-ibu aktivis yang tentunya jago-jago juga, tapi ibu-ibu yang sehari-hari di dapur), anak-anak kecil koq sampai berada ditengah-tengah kemelut demikian? Siapa yang dengan tega menggiring, mengiming, ataupun mengajak mereka untuk berpawai ketika dia tahu bahwa kegiatan tersebut membuat cape, kepanasan, kehausan, kehujanan, bisa juga kehujanan batu dan tinju. Orang yang berniat baik dan jujur sudah barang tentu tidak akan pernah menempatkan ibu-ibu dan anak-anak pada posisi dimana mereka kemungkinan akan menderita atau cedera.

  49. Sony says:

    lho emang yang bikin fpi brutal itu gus dur ya kok pada marah ke gus dur? apa dendam pribadi fpi aja karena gus dur menyerukan pembubaran fpi? salah sendiri brutal kayak gitu, gak hanya gus dur kok yang gak setuju keberadaan fpi

    sebenarnya fpi diperlukan, tapi sikapnya yang arogan begitu membuat orang tidak simpatik. anehnya fpi mengaku paling mengerti islam dengan menganggap orang yang gak sepandangan dengan mereka sebagai kafir atau murtad

    lakum dinukum waliyadin. bukankah seperti itu kata alquran?
    lalu mengapa fpi memaksa orang lain sepahaman dengan mereka? bukankah itu melanggar perintah allah melalui quran? dan kalo melanggar perintah quran berarti………………… dosa!!!

  50. Rindu says:

    Saya hanya mampir, dan takut berkomentar…. lihat judulnya yang pake nama FPI. Nulis lagi yok yang lain materinya 🙂 nanit saya kesini lagi.

  51. Ramadaridesa says:

    AAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRGGGHHH!!!
    Mahasiswa berpanji rakyat dihujat rakyat…
    FPI berpanji Islam dihujat orang Islam dan gus dur…
    Kita sungguh menyedihkan.
    teeeerlaalu!

  52. Ramadaridesa says:

    Iiiiiiiiiiiicccccccccccccchhhhhhhhhhhhhhh!!!
    Gemes deh sama gus dur..

  53. Ramadaridesa says:

    agungk.

    Om Diponegoro juga bajunya sama kaya FPI… Jadi keren dong pake jubah. Yang nora itu yang ngikut2 baju penjajah….

    Yea!! Tega banget sehhhh itu yang membentengi diri dengan ibu2 dan anak2… sial.sial.sial.

  54. djagung says:

    ckckck…. sekarang gini salah gitu juga salah… hm…… bener juga tuh, karena FPI masyarakat bisa lepas perhatian ke bbm ya… walaupun masih terasa beratnya….

    kita serahkan pada yang berwajib deh enaknya gimana FPI itu.. ntar kalo ,dibubarin secara sepihak ada aksi anarkis lagi, tambah panjang masalah…..

  55. IslamAgamaku says:

    Kalau FPI yang melakukan kekerasan kok semua pada ribut ya?, Tapi kau POLISI, SATPOL PP melakukan kekerasan kok nggak ada yang ribut ya?, Atau gara2 karena FPI ada “I”nya yang membuat banyak orang menghujat, jadi yang dihujat orang sebenarnya bukan “FP”nya, tapi “I”nya.
    Gus Dur?…… Oalaaahh, gambaran rakyat Palestina yang tiap hari dibantai oleh Zionis dan dirampas tanahnya, Majidil Aqsa yang terancam keberadaannya, tidak ada setitikpun ada di dalam kepalanya. Akan tetapi ketika kaum Zionis mengundangnya dan memberi hadiah, seketika itu dia akan datang dan dengan bangga menerima medali penghargaan dari kaum Zionis dengan diiringi pujian dan tepuk-tangan Kaum Zionis seluruh dunia.

  56. muslihah says:

    “Ketika Tangan dan Kaki Menangis Penyesalan”

    Ketika Tangan dan Kakimu di tanyakan satu persatu, anggota tubuhmu Syahdan menangis tersedu-sedu.

    “Apa yang telah kau perbuat di dunia ini? kenapa kau menyakiti sesama Saudaramu,

    tidakkah kau lihat AKU telah menciptakan Ciptaan yang Indah dan berwarna – warni.

    Tidak kah kau lupa ayat-ayat KU yang bertebaran di mana-mana, tidakkah kau lihat rupa KU, wajahKU yang berada dimana-mana, melampaui Masa dan waktu. lihatlah dengan Nuranimu.

    Lupakah kau….. KUciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, berlainan jenis, cara menyembahKU yang berbeda-beda, supaya kalian saling mengenal, niscaya perubahan itu sendiri adalah kepastian.

    Kalian saling menyakiti, bunuh membunuh. Lupakah kau… bahwa AKU tak pernah meninggalkanmu, AKU mengalir dalam dirimu AKUlah Ayah, Ibu Mu, Cinta itu sendiri adalah AKU, Apa yang kau ketahui tentang Kebenaran!

    AKUlah yang membelamu, bukan AKU yang kau bela tapi nafs mu..

    Dengan Bersuara lantang menyebutKU, tapi tanganmu berlumuran darah dan tangisan orang – orang yang kalian sakiti.

    Adakah pembelaan untukmu, Naar “Api” itu aku ciptakan tidak jauh “Api” “Amarah, Dendam, Kebencian dan Rasa Penyesalan” didalam dirimu akibat ulahmu terhadap Saudaramu, Mahluk CiptaanKU, kau mengira lebih dekat denganKU, Doa orang yang tersakiti dan teraniaya yang selalu berada disini disisiKU

    Ampunan, Pemaafaan, Cinta dan Kasih itulah Sorga Untukmu

    Yang selalu ada di dalam dirimu

  57. det says:


    BAIKLAH SAUDARA-SAUDARA SEKALIAN
    DISKUSI INI TERNYATA MELEBAR KE-MANA-MANA

    DARIPADA MAKIN GAK KARUAN, SAYA TUTUP SAJA DISKUSI INI

    TERIMAKASIH UNTUK YANG SUDAH BERKOMENTAR

    KEBENARAN YANG ANDA YAKINI BELUM TENTU SAMA DENGAN KEBENARAN YANG DIYAKINI ORANG LAIN

    JANGAN DIPAKSAKAN!

    ISLAM BUKAN SEPERTI YANG DIPERTONTONKAN FPI

Comments are closed.